Sabtu, 06 November 2010

Kendaraan Tambang Membuat Resah Warga Simpang Pasir

Warga kelurahan Simpang Pasir meliputi 2 wilayah, yakni blok A dan blok B, setiap harinya nampak was-was. Pasalnya, kendaraan aktivitas tambang lalu-lalang di kawasan Jl Gotong-royong tersebut. Kondisi diperparah lagi dengan kendaraan aktivitas pelabuhan yang juga melintas di jalan tersebut. Akibatnya, jalan untuk penunjang PON 2008 lalu kini kondisinya rusak parah, jalan berhotmix mulai hancur karena dilalui kendaraan bertonase berat.
Tidak hanya itu, jalan itu rawan terjadi kecelakaan sebab dilalui kendaraan tambang batubara yang melintas siang malam dengan kecepatang tinggi.
“Lalu lintas kendaraan perusahaan milik batu bara yang beroperasi di Kecamatan Palaran, membuat masyarakat sekitar semakin resah. Selama 24 jam puluhan truk milik PT Insani Bara Perkasa Minning dan PT KTC menggunakan jalan umum sebagai lintasan,” kata Suharto (31) warga Simpang Pasir, belum lama ini.
Dijelaskannya, kendati tanpa membawa muatan, namun aktivitas mereka begitu mencemaskan. Karena selalu melaju tanpa mempertimbangkan bahwa di sekitar jalur dipenuhi pemukiman penduduk.
Kondisi ini,  membuat warga berang dalam waktu dekat  warga sekitar mengancam melakukan aksi demo, terhadap aktivitas kendaraan tambang ini.
"Kalau tetap dibiarkan, tentunya keselamatan warga terancam. Sebab sering terjadi kecelakaan bahkan ada yang meningal serta luka berat," terangnya

http://www.poskotakaltim.com/berita/read/8310-Kendaraan%20Tambang%20Membuat%20Resah%20Warga%20Simpang%20Pasir 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

COBA-COBA

Mencoba dengan hal-hal baru merupakan kemajuan yang baik secara tidak langsung selama mencoba dalam hal yang baik dan benar untuk lebih memperluas kretifitas, pengetahuan dan banyak hal posotif lainnya, tidak ada salahnya untuk coba-coba, justru merugi mereka yang tidak mau mencoba untuk bisa.